Postingan

AKULTURASI BUDAYA JAWA DENGAN TIONGHOA DALAM MOTIF BATIK LASEM

Gambar
AKULTURASI BUDAYA JAWA DENGAN TIONGHOA DALAM MOTIF BATIK LASEM Asyharul Ikhsan Studi Agama Agama Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Email: asyharul.xcuen@gmail.com   Abstrak Batik salah satu kesenian asli Indonesia yang telah diakui dunia internasional melalui lembaga UNESCO. Batik di Indonesia terdiri dari dua jenis yaitu batik keratin dan batik pesisiran. Batik pesisiran dalam perkembangannya lebih fleksibel, mudah dipengaruhi, dan tidak ada ketentuan pakem dalam pembuatan batik. Salah satu daerah penghasil batik pesisir adalah Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Batik Lasem memiliki cirri khas yang unik dan kental dengan nuansa budaya Cina dan Jawa. Motif dan warna dalam batik Lasem memiliki makna simbolik terkait dengan unsur filosofi Cina dan Jawa. Kata kunci : Akulturasi, Batik Lasem, Cina, Jawa A.     Pendahuluan Islam mengajarkan untuk mengenal, memahami dan meng...

TANTANGAN PELESTARIAN TRADISI INGKUNGAN SYURON DI KELURAHAN PANJER, KABUPATEN KEBUMEN.

Tantangan Pelestarian Tradisi Ingkungan Syuron di Kelurahan Panjer, Kabupaten Kebumen.     Mohammad Syaif Muamar                      Jurusan Studi Agama Agama Fakultas Ushuluddin dan Humaniora   UIN Walisongo Semarang       Ritual dikalangan masyarakat Jawa, diselanggarakan untuk mengindari bencana atau malapetaka.Pada umumnya dilakukan pada siklus kehidupan yang dipandang terjadi masa-masa kritis yang tidak diketahui cara mengatasinya. [1] Hari Asyura’ adalah hari kesepuluh pada bulan Muharram (berasal dari kata ‘asyr yang berarti sepuluh). Dalam sebuah hadits shahih dikatakan, pada hari itu dahulu Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya. Sebagian masyarakat Jawa menyebut bulan Muharram dengan nama bulan ‘Suro’ dengan mengambil nama hari penting pada bulan Muharrram tersebut: Asyura’.     Bulan Muharram adalah satu di ant...